/JALAN JALAN ke NAGEKEO: Gallery

Topik Search

All about Nagekeo, Masyarakat Nagekeo, Pemda Nagekeo, Kesenian dan Kebudayaan Nagekeo, Pariwisata Nagekeo, Potensi Daerah Nagekeo, serta Ilmu Pengetahuan Umum dan Teknologi
Tampilkan postingan dengan label Gallery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gallery. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2015

Patung Kuda Berekor Naga


Kampung Wisata Boawae, Kabupaten Nagekeo
Kampung Wisata Boawae
Patung kuda ini dalam bahasa daerah masyarakat Nagekeo dikenal dengan nama Ja Heda, bentuk patung ini seperti kuda pada umumnya namun ekornya berbentuk seperti ekor naga yang bergerigi gerigi (bentuk ekor naga silahkan bertanya kepada om google :) dan diatas patung tersebut terdapat seorang penunggang laki laki dalam keadaan telanjang tanpa busana.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat patung kuda/Ja Heda melambangkan keperkasaan, ketokohan, pemimpin dan atau para pemuka adat yang biasanya juga oleh masyarakat dalam bahasa daerahnya disebut mosalaki. Mosalaki kalau diterjemahkan lurus ke dalam bahasa Indonesia adalah Laki laki besar (Mosa berarti besar dan laki tetap laki laki). Mosalaki memikul tanggungjawab dan mempunyai peranan penting dalam suatu tatanan adat istiadat dan kebudayaan masyarakat nagekeo.

Desa Wisata Boawae, Kabupaten Nagekeo
Patung Kuda Berekor Naga/Ja Heda Boawae
Kaitan antara para mosalaki tersebut dengan Patung kuda/Ja Heda menurut kepercayaan masyarakat setempat adalah ketika meninggal para mosalaki akan diantar dengan seekor kuda yang gagah dan memiliki ekor seperti ekor naga, oleh karena itu tahapan pembuatan patung tersebut benar benar melalui proses ritual adat yang panjang sampai akhirnya patung tersebut berdiri, bahkan memiliki nilai mistis yang diyakini oleh para pemangku adat dan masyarakat nagekeo patung kuda/Ja Heda ini memiliki nyawa.

Kesenian Ukir Nagekeo, Patung Kuda
Lumbung Tanduk Kerbau/Bo Heda Boawae
Letak patung ini biasanya di ujung kampung, dalam bahasa daerahnya disebut eko bo’a. Patung kuda ini dinaungin oleh rumah beratap alang alang seperti lumbung yang oleh para pemangku adat pada lumbung tersebut digunakan untuk menyimpan tanduk kerbau biasa disebut Bo Heda oleh masyarakatnya. Tanduk kerbau yang ditaruh juga tidak sembarang taruh biasanya berasal dari upacara upacara/ritual ritual adat besar yang dilakukan oleh suku kampung tersebut maupun gabungan beberapa suku yang dalam bahasa daerahnya disebut Pa bhe, disini dapat dijumpai juga tanduk kerbau berukuran sangat besar saya perkirakan panjangnya mencapai tiga meter saya membayangkan seperti apa kira kira besar ukuran kerbau dengan ukuran tanduknya sepanjang itu.

Seni Ukir Patung Boawae
Patung Kuda/Ja Heda Boawae Nagekeo
Lokasi Patung Kuda/Ja Heda pada tulisan ini berada di Kampung Wisata Boawae yang berada di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Akses menuju kampung tersebut kurang lebih 500 meter dari jalan Negara. Gerbang masuknya dekat Gereja St.Fransiskus Xaverius Boawae. Pada Kampung Wisata ini terdapat wisata sejarah lainnya yaitu Makam Raja Raja pada masa jaman kerajaan dahulu.

Senin, 08 Juli 2013

CALON PEMIMPIN KABUPATEN NAGEKEO 2013-2018

Siapakah Calon Pemimpin Nagekeo 5 Tahun kedepan? Jawaban ini hanya masyarakat Kabupaten Nagekeo saja yang mengetahuinya, sebap dari 10 Paket pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Nagekeo yang mendaftar ke KPU Nagekeo hanya tersisa 7 Paket saja yang akan mengikuti jadwal Pemilihan Umum yang dikeluarkan KPU Nagekeo pada tanggal 8 Juli 2013, tepatnya Hari ini.

Siapa saja mereka? Dan seperti apa wajah wajah calon pemimpin Nagekeo periode 2013 – 2018 mendatang. Mari kita simak satu persatu calon pemimpin Nagekeo tersebut beserta nomor urutnya masing masing.

NOMOR URUT,

1.       PAKET PELOR
NAMA CALON BUPATI                   : Drs. Piet Jos Nuwa Wea
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Florentinus Pone, SE, M.Si
DIDUKUNG OLEH PARPOL            : PARTAI DEMOKRAT, PARTAI PATRIOT, PKPI, PPRN,  PARTAI GERINDRA.
FOTO
 
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Pelor, Nagekeo 8 Juli 2013



2.       PAKET TEMAN
NAMA CALON BUPATI                   : Drs. Theofilus Woghe
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Drs. H Ahmad Daeng
CALON PERSEORANGAN                : Dukungan Masyarakat minimal 10.516 suara
FOTO
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013
Paket Teman, Nagekeo 8 Juli 2013




3.       PAKET LILIN
NAMA CALON BUPATI                   : Drs. Elias Djo
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Paulinus Yohanes Nuwa Feto, S.Ip
DIDUKUNG OLEH PARPOL            : PARTAI GOLKAR, PKB, PPDI, PKNU, PPI
FOTO
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Lilin, Nagekeo 8 Juli 2013




4.       PAKET LUKAS - OS
NAMA CALON BUPATI                   : Drh. Lukas Aloysius Tonga
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Yosef Juwa Dobe Ngole, SH
CALON PERSEORANGAN                : Dukungan Masyarakat minimal 10.516 suara
FOTO
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Lukas-Os, Nagekeo 8 Juli 2013




5.       PAKET DOA
NAMA CALON BUPATI                   : Dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Gaspar Batu Bata, SH
DIDUKUNG OLEH PARPOL            : PDIP, PARTAI HANURA.
FOTO
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Doa, Nagekeo 8 Juli 2013




6.       PAKET LASKAR
NAMA CALON BUPATI                   : Wolfgang Lena, SP
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Rikardus Wawo, SS, MA
CALON PERSEORANGAN                : Dukungan Masyarakat minimal 10.516 suara.
FOTO
 
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Laskar, Nagekeo 8 Juli 2013




7.       PAKET SERIUS
NAMA CALON BUPATI                   : Podhi Servasius, SH
NAMA CALON WAKIL BUPATI     : Drs. Ibrahim Jusuf
DIDUKUNG OLEH PARPOL            : PAN dan PKS.
FOTO
 
Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo 2013-2018
Paket Serius, Nagekeo 8 Juli 2013



KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN NAGEKEO :
1.       KETUA                                        : YOHANES ARDUS SEDA
2.       ANGGOTA                                   : MATHILDE PAULINA DHAE, SE
3.       ANGGOTA                                   : MARIANUS BALE RITAN, SE
4.       ANGGOTA                                   : MARTINUS SYRILUS MALO, SE
5.       ANGGOTA                                   : NIKOLAUS HEMA DAENG, SIP

Selasa, 26 Februari 2013

INFO RUTE DAN JADWAL SAIL KOMODO 2013

All About Sail Komodo 2013
Logo Sail Komodo 2013

Info mengenai Rute dan Peta Sail Komodo ini untuk memperbanyak referensi bagi siapapun yang akan terlibat dalam event akbar tersebut. Pelabuhan Maropokot Mbay Kabupaten Nagekeo  termasuk dalam daftar rute Sail Komodo 2013 yang akan diselenggarakan nanti.

Adapun jalur yang akan ditempuh peserta sail komodo tersebut, yaitu Jalur A dan Jalur B. Kabupaten Nagekeo berada di Jalur Rute A bersama Kabupaten Kupang, Kota Kupang (Sebagai Pintu Masuk titik labuh Kapal Perang dermaga Lantamal), Kabupaten TTU,  Kabupaten Belu, Kabupaten Alor, Lembata, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada. Sedangkan di Jalur Rute B Peserta Sail akan melewati Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat.


Pelabuhan Maropokot Mbay akan menjadi titik labuh Peserta Sail Komodo, pada tanggal 28 sampai 30 Agustus 2013. 
Maropokot menjadi salah satu titik labuh Sail Komodo 2013
Pelabuhan Maropokot Mbay, Kabupaten Nagekeo
Pantai Maropokot adalah salah satu titik singgah Sail Komodo 2013
Pantai Maropokot Mbay, Kabupaten Nagekeo
Untuk lebih detilnya teman teman bisa lihat pada Peta Rute (klik dsini) dan Jadwal Sail Komodo 2013 berikut ini :

Venue
Region/City
Date Of Event
Darwin (Flag Off)
Darwin
27 Juli
Kupang
Kupang/City South Central Timor, Kabupaten Kupang
29 Juli – 3 Agustus
Rute A
-          Wini

North Central Timor

4 – 5 Agustus
-          Gurita Bay
Kabupaten Belu
6 – 8 Agustus
-          Kalabahi
Kabupaten Alor
9 – 12 Agustus
-          Lewoleba
Kabupaten Lembata
13 – 16 Agustus
-          Larantuka
Kabupaten Flores Timur
17 – 19 Agustus
-          Maumere
Kabupaten Sikka
20 – 23 Agustus
-          Maurole
Kabupaten ende
24 – 27 Agustus
-          Maropokot
Kabupaten Nagekeo
28 – 30 Agustus
-          Riung
Kabupaten Ngada
31 Agustus-2 September
-          Labuan Bajo
Kabupaten Manggarai Barat
3 – 9 September
Rute B
-          Ba’a

Kabupaten Rote Ndao

4 – 7 Agustus
-          Seba
Kabupaten Sabu Raijua
8- 11 Agustus
-          Waingapau
Kabupaten Sumba Timur
12 – 17 Agustus
-          Waikelo
Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat
Kabupaten Sumba Tengah
18 – 20 Agustus
21 – 24 Agustus
25 – 26 Agustus
Borong
Kabupaten Manggarai Timur
Kabupaten Manggarai
27 – 30 Agustus
31 Agustus – 1 September
Labuan Bajo
Kabupaten Manggarai Barat
2 – 9 September
Semoga Informasi Sail Komodo 2013 ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya, Sukses All

Kamis, 04 Oktober 2012

PASAR RABU BOAWAE PASAR TRADISIONALNYA KABUPATEN NAGEKEO


Lokasi Pasar Rabu Boawae
Aktifitas Umum di Pasar Rabu - Kecamatan Boawae 
Kabupaten Nagekeo memiliki beberapa wilayah yang semuanya punya pasar tradisionalnya masing masing diluar dari pasar hariannya. Diantaranya, Pasar Rabu Boawae, Pasar Raja di hari selasa, Pasar Mauponggo pada hari senin, Pasar Nangaroro dan Pasar Mbay pada hari sabtu.
Sebelum melanjutkan ada baiknya kita ketahui dulu definisi/pengertian dari Pasar Tradisional, yeah sekedar nambah wawasan kita semua. Buat yang sudah paham bisa melewati bagian ini, tetapi saya anjurkan untuk tidak melewatinya :D ("Pasar Tradisional adalah merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi secara langsung dan biasanya ada proses tawar menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain tenun, pakaian, barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya"). Sumber, wikipedia.org/wiki/Pasar.
Pasar Rabu adalah salah satu yang mewakili Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT dan berada di Kecamatan Boawae,... ( bukan pasar Rebo di Jakarta yah :P ). 

Beberapa Pasar Tradisional yang "Legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.


Tahun dimulai Pasar Rabu Boawae
Pasar Rabu Sejak thn 1970an
Pasar Rabu sendiri sudah berjalan kira kira sejak tahun 1970’an, bayangkan saja.. sejak jaman transaksi barter yaitu tukar menukar barang dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat setempat. Bayangkan juga pasar ini dimulai dengan beberapa kelompok kecil hingga berkembang dan bertahan sampai saat ini. Penduduk setempat menyebutnya dengan lafal yang agak beda yaitu Pasar A’bu, yang artinya juga sama dengan Rabu. Pasar ini memang masih sangat tradisional dibandingkan dengan Pasar Tradisioanal di kota lain Indonesia. Pedagang di Flores, NTT pada umumnya sudah tau tentang Pasar Rabu Boawae.


Alasan disebut Pasar Rabu kayaknya kita sudah punya gambaran kenapa disebut begitu kan...?? Kalo belum ada gambaran saya sedikit memberi gambarannya hehehe...disebut Pasar Rabu sebenarnya memang Pasar ini melakukan berbagai aktifitas dan kegiatan transaksi barang dan jasanya hanya di hari rabu, walaupun selain hari tersebut terdapat aktifitas pasar disini, namun hanya dalam skala sangat kecil dibandingkan pada hari Rabu. Aktifitasnya dimulai sejak matahari terbit dan berakhir ketika sang surya mulai menyembunyikan dirinya,..
dibawah ini ada beberapa gambar untuk referensi tentang situasi pada
hari Pasar Rabu di Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo...
Barter Barang di Pasar Nagekeo
Barter di Pasar Tradisional


Aktifitas Pasar Rabu Kecamatan Boawae
Situasi umum pasar rabu boawae
Kain Tenun Khas Nagekeo
Kain Tenun Nagekeo

Parang, Klewang, Badik Nagekeo
Pedagang Parang Nagekeo

Sayuran dan Buah buahan Segar di Pasar Rabu
Sayuran dan Buah Segar Nagekeo
Pedagang Antar Pulau di Pasar Rabu
Pedagang Luar Nagekeo

Pembeli dan Konsumen dari Luar Daerah Nagekeo
Pembeli dari berbagai daerah 
Moke, Tuak, dan Arak Khas Nagekeo
Arak, Moke, Tuak Khas Nagekeo
Pedagang dari luar Kabupaten Nagekeo
Pedagang dari Luar Pulau Flores


Pasar Rabu Boawae termasuk pasar menurut waktu penyelenggaraan yaitu kategori Pasar Mingguan, dan jangan heran kalau di pasar ini kita temui para pedagang dan pembeli dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari penduduk setempat,  sedaratan Flores, hingga beberapa etnis dan suku bangsa yang telah membaur menjadi satu, demi satu tujuan yang sama.

Pasar Hewan Boawae
Pasar Hewan Nagekeo
Pedagang Hewan Pasar Rabu Boawae
Pedagang Hewan Nagekeo



Pedagang Hewan Nagekeo
Pedagang Hewan Pasar Boawae

Transportasi Umum di Pasar Rabu Boawae
Transportasi di Hari Pasar di Boawae Nagekeo
Aksesoris Khas Masyarakat Kabupaten Nagekeo
Kerajinan Tangan Khas Masyarakat Nagekeo














Semoga saja ciri khas dan keunikan dari pasar ini tetap terjaga kelestarian serta keasliannya, hingga anak cucu bisa ikut menikmatinya karena akan menjadi salah satu ikon daerah ini, tidak hanya di Kabupaten Nagekeo tetapi semua Pasar Tradisional dimanapun yang tersebar di Nusantara ini perlu dilestarikan.salam


Mohon maaf jika segala isi dan tulisan ini tidak sesuai dengan daftar pencarian teman teman semua, sebagai manusia yang tidak sempurna dan mengalami kekurangan.saya minta maaf

Thanx a Lot to Masyarakat Kampung Rabu (A'bu) Boawae