/JALAN JALAN ke NAGEKEO: Perdagangan

Topik Search

All about Nagekeo, Masyarakat Nagekeo, Pemda Nagekeo, Kesenian dan Kebudayaan Nagekeo, Pariwisata Nagekeo, Potensi Daerah Nagekeo, serta Ilmu Pengetahuan Umum dan Teknologi
Tampilkan postingan dengan label Perdagangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perdagangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

GARAM TERBAIK di INDONESIA

Kadar Garam Nagekeo melebihi Madura
Garam Nagekeo
Mengenal daerah penghasil garam terbaik di Indonesia. Garam atau dalam bahasa Inggrisnya Salt  merupakan salah satu kebutuhan yang telah digunakan manusia sejak jaman dahulu dan tidak dapat terpisahkan lagi. Berbicara mengenai manfaat dari garam akan sangat banyak sekali tentunya. Tetapi tahukah anda daerah sumber penghasil garam terbaik di indonesia? Semua pasti akan menyebut Madura sebagai penghasil garam terbaik.

Namun sudah tahukah anda, saat ini selain Madura ternyata ada daerah lain sebagai penghasil garam terbaik di Indonesia dan mempunyai potensi pengembangan garam berkualitas tinggi?? Masaaaa seh??? dmana tuh??? Hal ini bukan tanpa alasan karena telah melalui berbagai lembaga kajian.

Berdasarkan Kajian Universitas Indonesia dan Kajian Universitas Hasanudin Makasar, kadar garam terbaik di Indonesia dengan perbandingan 50 gr/1 liter air laut bahkan lebih tinggi dari Madura ada di Kabupaten Nagekeo. Dengan iklim yang mendukung untuk pengembangan tambak garam  yaitu 8 sampai 9 bulan musim kering dan curah hujan rendah. Kabupaten Nagekeo berada di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Atau biar lebih kenal lagi, Kabupaten Nagekeo berada sebelah Timur dari Pulau Komodo yang terkenal itu dan sebelah Barat dari Danau Kelimutu (danau tiga warna yang terkenal), biar teman teman ada gambaran yah :D

Kabupaten Nagekeo mempunyai lahan potensial pengolahan tambak garam mencapai 2.283 ha, yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Aesesa dan Kecamatan Wolowae.
Lahan potensial pengembangan garam di Kecamatan Aesesa sendiri terdapat di Desa Maropokot, Nggolonio, Mbay ll, Tonggurambang, Nangadhero dan Aeramo.
Sedangkan di Kecamatan Wolowae terdapat di Desa Anakoli, Tendakinde dan Totomala.

Semoga bermanfaat dan dapat menjadi acuan bagi yang berminat untuk berinvestasi di Kabupaten Nagekeo.

Sumber :
Badan Koordinasi Penanaman Modal NTT.

Kamis, 04 Oktober 2012

PASAR RABU BOAWAE PASAR TRADISIONALNYA KABUPATEN NAGEKEO


Lokasi Pasar Rabu Boawae
Aktifitas Umum di Pasar Rabu - Kecamatan Boawae 
Kabupaten Nagekeo memiliki beberapa wilayah yang semuanya punya pasar tradisionalnya masing masing diluar dari pasar hariannya. Diantaranya, Pasar Rabu Boawae, Pasar Raja di hari selasa, Pasar Mauponggo pada hari senin, Pasar Nangaroro dan Pasar Mbay pada hari sabtu.
Sebelum melanjutkan ada baiknya kita ketahui dulu definisi/pengertian dari Pasar Tradisional, yeah sekedar nambah wawasan kita semua. Buat yang sudah paham bisa melewati bagian ini, tetapi saya anjurkan untuk tidak melewatinya :D ("Pasar Tradisional adalah merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi secara langsung dan biasanya ada proses tawar menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain tenun, pakaian, barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya"). Sumber, wikipedia.org/wiki/Pasar.
Pasar Rabu adalah salah satu yang mewakili Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT dan berada di Kecamatan Boawae,... ( bukan pasar Rebo di Jakarta yah :P ). 

Beberapa Pasar Tradisional yang "Legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.


Tahun dimulai Pasar Rabu Boawae
Pasar Rabu Sejak thn 1970an
Pasar Rabu sendiri sudah berjalan kira kira sejak tahun 1970’an, bayangkan saja.. sejak jaman transaksi barter yaitu tukar menukar barang dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat setempat. Bayangkan juga pasar ini dimulai dengan beberapa kelompok kecil hingga berkembang dan bertahan sampai saat ini. Penduduk setempat menyebutnya dengan lafal yang agak beda yaitu Pasar A’bu, yang artinya juga sama dengan Rabu. Pasar ini memang masih sangat tradisional dibandingkan dengan Pasar Tradisioanal di kota lain Indonesia. Pedagang di Flores, NTT pada umumnya sudah tau tentang Pasar Rabu Boawae.


Alasan disebut Pasar Rabu kayaknya kita sudah punya gambaran kenapa disebut begitu kan...?? Kalo belum ada gambaran saya sedikit memberi gambarannya hehehe...disebut Pasar Rabu sebenarnya memang Pasar ini melakukan berbagai aktifitas dan kegiatan transaksi barang dan jasanya hanya di hari rabu, walaupun selain hari tersebut terdapat aktifitas pasar disini, namun hanya dalam skala sangat kecil dibandingkan pada hari Rabu. Aktifitasnya dimulai sejak matahari terbit dan berakhir ketika sang surya mulai menyembunyikan dirinya,..
dibawah ini ada beberapa gambar untuk referensi tentang situasi pada
hari Pasar Rabu di Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo...
Barter Barang di Pasar Nagekeo
Barter di Pasar Tradisional


Aktifitas Pasar Rabu Kecamatan Boawae
Situasi umum pasar rabu boawae
Kain Tenun Khas Nagekeo
Kain Tenun Nagekeo

Parang, Klewang, Badik Nagekeo
Pedagang Parang Nagekeo

Sayuran dan Buah buahan Segar di Pasar Rabu
Sayuran dan Buah Segar Nagekeo
Pedagang Antar Pulau di Pasar Rabu
Pedagang Luar Nagekeo

Pembeli dan Konsumen dari Luar Daerah Nagekeo
Pembeli dari berbagai daerah 
Moke, Tuak, dan Arak Khas Nagekeo
Arak, Moke, Tuak Khas Nagekeo
Pedagang dari luar Kabupaten Nagekeo
Pedagang dari Luar Pulau Flores


Pasar Rabu Boawae termasuk pasar menurut waktu penyelenggaraan yaitu kategori Pasar Mingguan, dan jangan heran kalau di pasar ini kita temui para pedagang dan pembeli dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari penduduk setempat,  sedaratan Flores, hingga beberapa etnis dan suku bangsa yang telah membaur menjadi satu, demi satu tujuan yang sama.

Pasar Hewan Boawae
Pasar Hewan Nagekeo
Pedagang Hewan Pasar Rabu Boawae
Pedagang Hewan Nagekeo



Pedagang Hewan Nagekeo
Pedagang Hewan Pasar Boawae

Transportasi Umum di Pasar Rabu Boawae
Transportasi di Hari Pasar di Boawae Nagekeo
Aksesoris Khas Masyarakat Kabupaten Nagekeo
Kerajinan Tangan Khas Masyarakat Nagekeo














Semoga saja ciri khas dan keunikan dari pasar ini tetap terjaga kelestarian serta keasliannya, hingga anak cucu bisa ikut menikmatinya karena akan menjadi salah satu ikon daerah ini, tidak hanya di Kabupaten Nagekeo tetapi semua Pasar Tradisional dimanapun yang tersebar di Nusantara ini perlu dilestarikan.salam


Mohon maaf jika segala isi dan tulisan ini tidak sesuai dengan daftar pencarian teman teman semua, sebagai manusia yang tidak sempurna dan mengalami kekurangan.saya minta maaf

Thanx a Lot to Masyarakat Kampung Rabu (A'bu) Boawae